Monday, 30 July 2012

Ciri Khusus Makhluk Hidup

Di kelas 5 kalian sudah mempelajari tentang bentuk penyesuaian diri hewan dan tumbuhan terhadap lingkungan. Apakah kalian masih ingat, dua alasan mengapa makhluk hidup menyesuaikan diri dengan lingkungannya? 
Ada dua manfaat dari penyesuaian diri hewan dan tumbuhan terhadap lingkungan, yakni:
  1. Untuk melindungi diri dari musuh atau pemangsa.
  2. untuk memperoleh makanan.

Hewan-hewan seperti kelelawar, cicak, bebek, unta, dan jerapah, juga memiliki ciri khusus untuk alasan yang sama. Kali ini kita akan belajar tentang ciri khusus pada hewan-hewan tersebut, dan hubungannya dengan lingkungan hidupnya.

1.  Ciri Khusus Pada kelelawar

Kelelawar merupakan satu-satunya mamalia (hewan yang menyusui anaknya) yang dapat terbang. Hewan ini sering bersarang di dalam gua. Kelelawar juga termasuk salah satu jenis hewan nokturnal, yakni hewan yang lebih banyak beraktivitas di malam hari. Pada siang hari kelelawar tidur. Posisi tidur kelelawar juga unik, kelelawar tidur dengan posisi terbalik, yaitu dengan kaki di atas, mencengkeram pada langit-langit gua, bagian bawah jembatan, atau dahan pohon tempat tinggalnya.

Mengapa kelelawar tidur dengan posisi terbalik?
Berikut beberapa alasannya:
  1. Memudahkan kelelawar untuk memulai terbang
    Tidak seperti burung, meskipun sama-sama bisa terbang, kelelawar tidak dapat terbang langsung dari tanak ke udara, karena sayap mereka tidak cukup kuat untuk mengangkat mereka lepas landas. Selain itu, kaki belakang mereka juga sangat kecil dan tidak berkembang, sehingga mereka tidak dapat berlari untuk mecapai kecepatan yang diperlukan untuk lepas landas. Untuk mengatasi masalah tersebut, kelelawar memanjat ke tempat yang cukup tinggi, kemudian menjatuhkan diri untuk memulai penerbangan mereka. Dengan tidur bergelantungan dalam posisi terbalik di tempat yang tinggi, mereka akan siap untuk memulai penerbangan.
  2. Menghindari predator dan kompetisi.
    Langit-langit gua atau bagian bawah jembatan merupakan rempat yang sulit dijangkau hewan pemangsa, sehingga kelelawar akan terhindar dari para predator. Selain itu, hanya sedikit hewan yang dapat tidur dengan posisi seperti kelelawar. Sehingga kelelawar tidak perlu memperebutkan tempat dengan hewan lain.
  3. menghemat energi ketika beristirahat.

Selain mempunyai kebiasaan tidur yang unik, mata kelelawar juga ternyata tidak bisa melihat dengan baik. Lalu bagaimana bisa kelelawar terbang dan mencari makan di malam hari? Tidakkah membentur benda-benda di sekitarnya saat terbang?
http://athaanakcerdas.blogspot.com

Tidak! Mengapa?
Meskipun memiliki pengelihatan yang buruk, kelelawar memiliki kemampuan ekolokasi. Ekolokasi adalah kemampuan yang dimiliki kelelawar untuk mengetahui kondisi lingkungan di sekitarnya dengan sistem sonar (suara). Kelelawar dapat memancarkan atau mengeluarkan bunyi dengan frekuensi yang tinggi (bunyi ultrasonik) yang dikeluarkan dari mulut dan hidungnya. Lalu suara atau bunyi tersebut, akan dipantulkan ke benda-benda apa saja yang berada disekitarnya, dan melalui bunyi gema itulah,memperkirakan jarak dan bentuk benda-benda yang ada di sekitarnya, sehingga kelelawar dapat terbang dimalam hari tanpa menabrak. Selain itu melalui gema tersebut, kelelawar dapat mengetahui jarak dari makanan dan letaknya.

Perhatikan! Dalam video berikut kamu dapat melihat bagaimana kelelawar menangkap buruannya.


Sumber: http://www.youtube.com



2. Ciri Khusus Pada Cicak

Cicak termasuk hewan melata (reptil), salah satu keunikan hewan ini adalah kemampuannya untuk merayap di dinding. Cicak dapat merayap di dinding karena pada kakinya terdapat sistim perekat. Telapak kaki cicak mempunyai rambut-rambut yang sangat kecil disebut spatula. Panjang spatula bervariasi, antara 30 sampai 130 mikrometer dan ketebalannya hanya sepersepuluh tebal rambut manusia. Jumlahnya mencapai milyaran. ( kumpulan dari sekitar 1000 spatulae yang disebut setae ).

Bagaimana cara spatula merekat pada langit-langit rumah? Ketika cicak merayap di dinding, spatula menyelip di antara atom-atom lapisan dinding. Lalu, spatula membentuk ikatan dengan lapisan dinding, sehingga kaki cicak dapat menempel dengan kuat.
http://masdinsite.info

Meskipun telapak kakinya merekat pada permukaan yang diinjaknya, cicak tetap lincah bergerak. Dalam hitungan satu detik, cicak dapat menempelkan dan melepaskan kakinya sebanyak 30 kali. Hebat bukan?

Selain kemampuannya untuk melekat di dinding, ciri khusus cicak yang lainnya adalah kemampuannya untuk melakukan autotomi. Autotomi adalah teknik bertahan hidup dengan cara mengorbankan salah satu bagian tubuh. Jika cicak merasa terancam ia akan memutuskan ekornya sendiri agar dapat kabur dari sergapan musuh. Ekor yang putus akan bergerak-gerak, menarik perhatian sehingga pemangsa akan lebih memperhatikan ekor yang putus, sehingga cicak pun bisa kabur dengan lebih leluasa. Selain cicak berbagai enis kadal juga memiliki kemampuan autotomi.


3.  Ciri Khusus Pada Bebek

Bentuk kaki dan paruh bebek

Meskipun hidup di darat, namun bebek mencari makan di air. Ciri khusus yang dimiliki bebek adalah paruh yang menyerupai sudu, bentuknya agak panjang dan lebar pada bagian ujungnya. Bentuk paruh seperti ini memudahkan bebek saat mencari makan.

Keunikan lain pada bebek adalah bulunya yang tidak mudah basah. Agar tubuhnya tidak basah jika terkena air waktu mencari makan di kolam atau danau yang dangkal, bulu bebek dilapisi oleh minyak, sehingga air pada bulu cepat hilang ketika bebek mengibas-ngibaskan badannya.

Ciri khusus yang ke tiga adalah kaki yang berselaput. Selaput pada kaki bebek disebut selaput renang.  Dengan adanya selaput ini, kaki bebek dapat berfungsi sepeti dayung, sehingga bebek dapat berenang dengan mudah.

4. Ciri Khusus Pada Unta

Tahukah kamu, bagaimana unta bisa bertahan hidup di gurun pasir yang kering dan gersang?
Beberapa kelebihan yang dianugerahkan Alloh kepada unta adalah:
Unta mampu berjalan dalam waktu yang lama tanpa makan dan minum. Mengapa? Unta memiliki punuk pada punggungnya. Punuk unta berisi lemak dan air. Punuk berfungsi untuk menyimpan cadangan makanan. . Bila lemak dan air habis terpakai, punuk menjadi mengkerut dan lemas.
Rambut unta yang tebal melindungi dari sengatan panas matahari dan dinginnya malam..
Perut unta yang besar mampu menyimpan rumput dan air yang sangat banyak. Unta juga hampir tidak mengeluarkan keringat, dan membuang kotoran dalam jumlah yang sangat sedikit. Unta sangat berhemat dalam mengeluarkan air dari dalam tubuhnya. Bahkan cairan yang keluar dari hidung pun dimasukkan lagi ke dalam mulutnya.

Mata unta juga unik, untuk melindunginya dari pasir, unta memiliki 3 lapis kelopak mata. Kelopak mata ini juga transparan, sehingga unta tetap dapat melihat meskipun dengan mata tertutup. Bulu matanya yang panjang dan tebal khusus diciptakan untuk mencegah masuknya debu ke dalam mata.
Terdapat pula disain khusus pada hidung unta. Ketika badai pasir menerpa, ia menutup hidungnya dengan penutup khusus, sehingga dapat mengurangi penguapan dari tubuh unta.



Semut merupakan serangga yang bersarang di dalam tanah. Untuk mencari makan, semut keluar dari sarangnya. Tahukah kalian bahwa beberapa jenis semut bermata buta? Semut juga tidak memiliki telinga. Lantas, bagaimana cara mereka hidup.

Semut memiliki dua buah Antena di kepalanya. Antena digunakan untuk menyentuh, membau, dan merasakan getaran bunyi. Sementara itu, mulut semut di gunakan untuk mengecap. Dengan mengecap, membau, dan menyentuh, semut dapat menemukan benda di sekitarnya. Semut berinteraksi dengan sesamanya menggunakan sentuhan antena. Semut juga bisa berkomunikai dengan semut lain melalui bau. Semut mengeluarkan bau khusus sebagai tanda bahaya. Semut juga mengeluarkan bau untuk menunjukan keberadaan makanan. Kalian pernah melihat barisan semut panjang, bukan? Nah, semut-semut itu sedang mengikuti bau yang diciuminya.


5. Ciri Khusus pada Kucing

Kucing merupakan hewan pemburu yang sering berkeliaran di sekitar rumah. Ia dapat mencium bau dalam jarak beberapa ratus meter. Kucing berlari sangat cepat. Ketika berlari, kadang ia terjatuh dari atap. Meskipun demikian, kucing masih tetap hidup. Apakah kucing tidak merasa kesakitan.

Kucing memiliki otot yang kuat. Kekuatan inilah yang membantunya melompat dan berlari. Kucing juga dapat membuat gerakan berputar di udara saaat jatuh dari ketinggian. Kucing mampu mengatur posisi tubuh agar mendarat dengan keempat kakinya. Perilaku kucing ini didukung oleh alat keseimbangan yang terdapat di telinga dalamnya. Karenanya, kucing tidak mati saat terjatuh. Kucing juga dapat mendengar bunyi ultrasonik. Kucing memiliki mata yang tajam, khususnya pada malam hari. Nah, berbagai keistimewaan tersebut membantu kucing dalam berburu.



Ciri Khusus Pada Cumi-cumi


Landak adalah hewan unik. Landak memiliki bulu keras di bagian atas tubuhnya. Bulu landak mengandung ribuan duri yang dihasilkan dari otot-otot kulit. Duri-duri tersebut merupakan alat pertahanan mereka. Apabila diserang musuh, landak akan melarikan diri masuk ke sarangnya.



Sarang landak berada di dalam tanah. Jika tidak sempat melarikan diri, landak akan menggulung tubuhnya. Bulu kerasnya kemudian mengembang. Seluruh tubuh landak pun dipenuhi duri tajam. Duri itu akan menancap pada tubuh musuh yang menyentuhnya.


7. Ciri Khusus Pada Cumi-cumi


Cumi-cumi adalah hewan yang hidup di dalam air. Cumi-cumi memiliki banyak tangan pendek. Tangan-tangan ini disebut tentakel. Otot tentakel dapat berkerut dengan cepat. Cumi-cumi dapat bergerak secara cepat saat dikejar pemangsa. Saat di depan pemangsa, cumi-cumi akan menyemprotkan tinta pekat. Tinta ini mengejutkan pemangsa selama beberapa detik. Nah, kesempatan ini dipergunakan cumi-cumi untuk melarikan diri.



Ternyata, kehebatan cumi-cumi tidak hanya tinta pekat. Cumi-cumi juga dapat memancarkan cahaya dari tubuhnya. Cumi-cumi menjadi hewan yang sangat indah dan gemerlap. Kemampuan ini membantunya mencari makanan di malam hari. Mangsa akan mendekat karena tertarik oleh cahaya yang dipancarkannya.

Cumi-cumi memiliki banyak pola warna tubuh. Pola warna tubuh tersebut dapat diubah sesuai dengan kehendaknya. Pola warna tubuh cumi-cumi bisa serupa dengan lingkungan sekitar. Hal ini untuk mengelabui pemangsa. Cumi-cumi juga bisa menjadi sangat menarik dan penuh warna. Cara ini dapat mengecoh mangsanya agar mendekat.


Referensi:


IBAYATI, Yayat, Ilmu Pengetahuan Alam: SD/MI Kelas VI/oleh Yayat Ibayati, Sri Anggraeni, Lilis. — Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2008.


ROSITAWATY, S
Senang belajar Ilmu Pengetahuan Alam 6: untuk Kelas VI Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah/oleh S Rositawaty dan Aris Muharam. – Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2008.


SUHARTANTI, Dwi
i Ilmu Pengetahuan Alam untuk SD/MTs/oleh Dwi Suhartanti, Isnani Aziz Zulaikha, Yulinda Erma Suryani. — Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2008.


SULISTYANTO, Heri Ilmu pengetahuan alam 6: untuk sd dan mi kelas VI/Heri Sulistyanto, Edy Wiyono ; Robin Ginting.— Jakarta :Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2008





http://teknik-blog-tutorial.blogspot.com/2012/07/ciri-ciri-khusus-kelelawar.html
http://masdinsite.info/2010/06/mengapa-cicak-tidak-jatuh-dari-dinding/#comment-88646
http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20120529071635AA8wtJl
http://adajendeladunia.blogspot.com/2011/04/fakta-menakjubkan-dibalik-kesempurnaan.html
http://manfaat.org/ciri-khusus-pada-hewan#.UH6dI2_Mi7w

0 comments:

Post a Comment